Membaca itu sebenernya susah-susah gampang, dulu ketika saya masih kelas 1SD, mami saya melatih saya membaca di depan kaca meja rias yang cerminnya 3 lapis. Saya ingat betapa belajar membaca pada saat itu merupakan momok yang menakutkan karena mami saya galak luar biasa (mungkin gak sabaran ngajarinnya) sampai2 saya selalu menangis ketika tiba saatnya sesi belajar membaca (yang pada saat itu harus menunggu mami pulang kerja). Saya tidak ingat pastinya mengapa saya tiba-tiba dapat membaca. Satu hal yang saya ingat adalah pada saat itu, saya memegang buku dalam keheningan tanpa kehadiran mami saya dan tiba-tiba saja saya bisa membaca semua kata yang ada di buku yang saya pegang. Terdengarnya tragis sekali ya sesi pelajaran membaca saya. Dan mungkin kalau anak2 sekarang mengalami apa yang saya alami, mereka akan trauma dan tidak mau belajar membaca - mungkin beda mental ya... kalau saya dulu ingin cepat-cepat bisa membaca karena ingin menghindari sesi pelajaran membaca karena kalau sudah bisa baca, mami saya tidak akan memberikan sesi pelajaran membaca dan saya tidak akan menangis lagi. Kalau anak sekarang mungkin cara berpikirnya tidak "selicik" saya dulu. Saya rasa anak sekarang pasti langsung mundur 1000 langkah macam permainan "Donal Bebek" yang bunyi irama awalnya seperti ini: :Donal Bebek... Mundur 3 langkah... satu... dua... tiga..."
Saat saya bisa membaca, ternyata membuka mata saya bahwa ada banyak hal yang lebih menarik ketika kita bisa membaca dan memahaminya (Dulu, walaupun orang tua saya membelikan Donal Bebek setiap hari rabu dan Majalah Bobo setiap hari kamis, saya masih belum bisa membaca karena saya masih duduk di bangku taman kanak-kanak). Saya tidak berhenti membaca begitu saja. Semua jenis bacaan saya lahap dari kecil hingga sekarang. Menurut saya hobi membaca itu merupakan hobi yang berguna. Sampai saat ini saya pun masih selalu mengasah kemampuan saya dalam membaca dengan membaca berita setiap pagi walaupun hanya melalui internet seperti yahoo.com ataupun detik.com. Terkadang diselingi dengan baca komik atau novel di sela-sela kesibukan kerja hanya untuk menghibur diri.
Membaca itu adalah jendela ilmu pengetahuan dan tentunya melatih otak untuk selalu bekerja. Mungkin dengan begitu kita bisa terhindar dari penyakit stroke ya... hehehehehe cuma kalau membacanya sepertinya saya yang diselingi makan cemilan mungkin nggak juga... hehehehehehehehehe...
Saat saya bisa membaca, ternyata membuka mata saya bahwa ada banyak hal yang lebih menarik ketika kita bisa membaca dan memahaminya (Dulu, walaupun orang tua saya membelikan Donal Bebek setiap hari rabu dan Majalah Bobo setiap hari kamis, saya masih belum bisa membaca karena saya masih duduk di bangku taman kanak-kanak). Saya tidak berhenti membaca begitu saja. Semua jenis bacaan saya lahap dari kecil hingga sekarang. Menurut saya hobi membaca itu merupakan hobi yang berguna. Sampai saat ini saya pun masih selalu mengasah kemampuan saya dalam membaca dengan membaca berita setiap pagi walaupun hanya melalui internet seperti yahoo.com ataupun detik.com. Terkadang diselingi dengan baca komik atau novel di sela-sela kesibukan kerja hanya untuk menghibur diri.
Membaca itu adalah jendela ilmu pengetahuan dan tentunya melatih otak untuk selalu bekerja. Mungkin dengan begitu kita bisa terhindar dari penyakit stroke ya... hehehehehe cuma kalau membacanya sepertinya saya yang diselingi makan cemilan mungkin nggak juga... hehehehehehehehehe...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar